Home / Berita Utama / Beroperasi Bulan Ramadhan Karaoke di Penjaringan Disegel
Camat Penjaringan didampingi Lurah Pejagalan bersama aparat terkait melakukan penertiban karaoke

Beroperasi Bulan Ramadhan Karaoke di Penjaringan Disegel

Pejagalan, Wp: Tim Penertib Pemerintah Kota Jakarta Utara, kecamatan Penjaringan dan kelurahan Pejagalan menutup sebuah tempat usaha karaoke di Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Penutupan dilakukan karena tempat usaha tersebut tidak mengantongi izin usaha dan beroperasi saat Ramadhan.

Camat Penjaringan, Mohammad Andri yang didampingi lurah Pejagalan Ikhsan Pardosi dan ketua RW 07 Hartoyo mengatakan, penutupan dibantu Satuan Polisi Pamong Praja, baik tingkat kecamatan dan Kota Jakarta Utara, didampingi aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Penutupan ditandai dengan penempelan dua stiker segel dan Satpol PP line di sekeliling pagar.

“Kegiatan malam hari ini kita menutup tempat usaha karaoke tanpa izin yang dilaksanakan oleh rekan-rekan Satpol PP,” kata Andri, saat ditemui di Jalan Jelambar Kebon Pala TPI nomor 12A, RT01/07 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (10/5) malam.

Sebelum dilakukan penutupan sudh tiga tahapan dilakukan yakni Surat Peringatan (SP) pun sudah dilayangkan kepada pemilik usaha melalui seorang penjaga tempat usaha, M Ridwan Hadibowo. Tempat usaha berbentuk rumah toko (ruko) itu dipastikan tidak mengantongi izin usaha, katanya

Penutupan didasari Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2011 Tentang Standar Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja, dan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Ketertiban Umum. Disamping itu pihaknya kerap mendapat aduan masyarakat terkait kebisingan tempat karaoke yang berada di lingkungan perumahan.

“Jadi tempat usaha yang beroperasi setahun lalu ini sebenarnya hanya mengantongi izin perumahan. Namun dijadikan tempat usaha karaoke oleh pemiliknya. Dampaknya menimbulkan kebisingan dan diadukan masyarakat kepada kami (Pemkot Jakut),” jelasnya.

Sementara Ketua RW 07 Kelurahan Pejagalan, Suhartoyo menambahkan, pihaknya tidak pernah menerima permohonan izin usaha beroperasinya tempat karaoke tersebut. Pengontrolan akan terus dilakukan menjaga agar tempat karaoke tersebut tidak lagi beroperasi pasca penutupan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah agar tempat usaha karaoke ini tidak lagi beroperasi, sehingga masyarakat akan merasa nyaman” tandasnya.

Check Also

Sebanyak 80 Pelajar SMAN 4 Cibinong Ikuti LDKS

Bogor, Warta Publik: SMAN 4 Cibinong telah selesai melaksanakan kegiatan LDKS 2019 di Vila Griya …

Ciptakan Pemuda Dan Pelajar Tamansari Yang Mandiri

Bogor, Warta Publik: Untuk menciptakan pemuda yang mandiri, KNPI, Karang Taruna, TKSK, Tagana, P4GN, DLH …

Lima Calon Kepala Desa Menyampaikan Visi Misi

Bogor, Warta Publik: Sebanyak lima Calon Kepala Desa (Cakades) se-Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor tengah melakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.