Home / Berita Utama / Difteri Di Jakut Mulai Mewabah, Walikota Turun Tangan.

Difteri Di Jakut Mulai Mewabah, Walikota Turun Tangan.

Tugu Selatan,WP : Upaya untuk mencegah mewabahnya penyakit Difteri, Pemerintah kota Jakarta Utara melakukan pencanangan serta sosialisasi dan pemberian imunisasi bagi siswa siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 110 Jalan Bendungan Melayu Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara selasa (12/12).

Walikota Jakarta Utara, Husein Murod, mengatakan, di tetapkannya Difteri oleh pemerintah sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), hari ini kita lakukan pencanangan dan sosialisasi, kepada para kepala sekolah, tokoh masyarakat, agar nanti mereka bisa mengkomunikasikan pada komunitas yang lain, katanya.

“Satu – satunya cara untuk mengatasi Difteri adalah dengan memberikan imunisasi,” karena difteri bisa di atasi dengan faksin, tambanya.

Oleh sebab itu, Husein Murod turun tangan dan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar, anak usia satu hingga 19 tahun harus di berikan imunisasi untuk mencegah Difteri, jelasnya.

“Imunisasi dilakukan dalam tiga tahapan satu hari, satu bulan kedepan dan enam bulan, target kami 500.000 lebih anak usia satu sampai 19 tahun, saya optimis ini akan tercapai karena dari awal kita sudah melakukan sosialisasi,” tandasnya.

Sementara Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, .M Helmi, mengatakan, sampai akhir November di Jakarta Utara ada sembilan kasus, yang Difteri positif dengan hasil laboratorium ada tiga orang katanya.

Diduga, penyebab terjadinya wabah ini, karena sekitar lebih dari 60 persen tidak di imunisasi, dan 30 persen di imunisasi, tetapi tidak lengkap, sisanya ada karena hal – hal lain seperti faksin tidak bekerja dengan baik sehingga tidak memberikan kekebalan pada diri anak itu, jelasnya.

Helmi menambahkan, penyakit Difteri merupakan penyakit yang sangat berbahaya, penularannya lebih cepat dan termasuk salah satu penyakit dalam undang undang wabah.

“Dengan di berikan imunisasi pada anak usia satu hingga 19 tahun, dapat memberikan kekebalan terhadap penyakit ini serta percepatan pemutusan penularan.” Jelas Helmi.

Adapun ciri – ciri orang terkena Difteri yaitu, rasa demam, batuk pilek, radang tenggorokan, nyeri menelan, dan ciri khusus dari Difteri adanya selaput putih seperti membran di dinding dekat tenggorokan, pungkasnya.(jk/*)

Check Also

Antisipasi Genangan Warga Kecamatan Pademangan Gelar Kerjabakti

Pademangan, Wp: Kerjabakti massal dilakukan se kecamatan Pademangan jakarta Utara, guna mengantisipasi menjelang jusim hukan …

Sisir Kalijodo Puluhan Petugas Tak  Temukan Miras

Penjaringan, Wp.  Adanya isu  peredaran minuman keras (miras) di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan …

Sosialisasi Kesehatan di RW 07 Tugu Selatan

Sosialisasi kesehatan dan penggunaan Posyandu digelar Puskesmas Kecamatan Koja dan Kelurahan Tugu Selatan di RW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.