Berdasarkan sumber yang bisa dipertanggungjawabkan, ada 2 siswa berlatar belakang tidak mampu atas nama yang diusulkan oleh pihak sekolah pada awal tahun 2022 untuk mendapatkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) sebanyak Rp. 750.000 selama 3 kali dalam satu tahun.
Namun hingga awal tahun 2023, dana itu tidak pernah diterima oleh kedua siswa tersebut.
Untuk mengetahui penyebab tidak dicairkannya beasiswa PIP tersebut, awak media mengonfirmasi pihak sekolah atas nama ( Jy) seorang guru.
Menurut pengakuan (Jy) alasan tidak dicairkannya beasiswa tersebut karena kedua siswa tersebut tidak lagi bersekolah di SMPN 7 Pangkalpinang alias sudah pindah.
“Saya sudah konfirmasi dengan pihak yg mengurus beasiswa sekolah pak, untuk siswa a.n di atas itu tidak lagi bersekolah di smp 7. Untuk Siska Noveni sudah pindah dan Dimas iti (Itu, red) sudah lulus dari smp 7,” ungkap Jaya melalui pesan Whatsapp.
Masih menurut Jaya pihak sekolah tidak bisa memberikan tanpa anak yang bersangkutan mengambil dana beasiswa, ini sudah aturan yang berlaku.
Diujung chatting meminta awak media untuk datang ke sekolah agar mendapatkan informasi lebih lanjut, tutup Jy.
Sebagai informasi data, kedua siswa yang disebutkan tercatat sebagai kelas VII (tujuh) tahun 2022, namun hingga berita ini publikasikan yang bersangkutan tidak pernah menerima dana beasiswa PIP yang dikucurkan oleh Kemendikbud untuk membantu pembiayaan anak-anak kurang mampu. (red)