Hilangnya Guardrail di Jalan Lingkar Timur  Selindung Masih Misteri, Ketua DPRD Provinsi Babel Angkat Bicara

oleh -1272 Dilihat

WARTAPUBLIK.COM, Pangkalpinang – Hilangnya Guardrail di depan lokasi pengusaha Tanah Lingkar Timur Jalan Selindung  diduga hilang dicabut oleh orang yang tidak bertanggungjawab masih jadi misteri,  hingga kini belum ada tanda-tanda siapa aktornya.

Ketua DPRD Provinsi Babel Herman Suhadi saat dikonfirmasi melalui HP Seluler (WhatsApp) oleh awak media terkait hilangnya Guardrail atau pengaman jalan di wilayah Selindung Kota Pangkalpinang, angkat bicara.

” Waallaikum Salam wr wb,
Terimakasih konfirmasinya, kalau memang benar itu dicabut atau di pindahkan kita sangat berharap agar bisa dipasang kembali di tempat semula, karena itu, dipasang juga sebagai Rambu-rambu Jalan Raya dan penunjuk Batas jalan serta pengaman antisipasi kecelakaan bagi Pengguna jalan,” ungkapnya, Rabu (17/07/24) melalui WhatsApp HP Seluler.

Herman Suhadi berharap, atau Kordinasi dengan  dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional bila itu jalan Nasional juga bisa Kordinasi ke Dinas PUPR Propinsi atau Kabupaten Kota setempat.

” Dan Pelajari juga, pemasangan rambu pembatas  tersebut apakah titik nya  berada di Tanah Pribadi atau Tanah Negara, seperti itu pak pendapat saya, terima kasih, ” jelas Herman Suhadi ke redaksi wartapublik.com melalui HP Seluler (WhatsApp).

Selanjutnya, Camat Gabek  Suwandi saat dikonfirmasi oleh awak media tentang hilangnya Guardrail tersebut silahkan untuk menghubungi pihak APH.

“Maaf pak, dak bisa komen coba koordinasi sama Babinsa dan  Babinkantibmas Kel. Selindung mungkin mereka tau terimakasih,” kata Camat.

Sementara itu, Lurah Selindung Musyadi belum juga memberikan tanggapan terkait dugaan hilangnya Guardrail yang ada di wilayahnya. Begitu juga Pengusaha Tanah saat dikonfirmasi oleh pihak redaksi wartapublik hingga berita ini dipublikasikan belum memberikan tanggapan atau jawaban.

Guardrail sendiri merupakan aset negara yang harus dilindungi, karena sangat baku kegunaannya, salah satunya untuk pengaman jalan dari arus kendaraan dipasang seperti di tikungan tajam, dan panjang atau pada ruas jalan dengan jurang yang berbahaya, perlu lebih diprioritaskan untuk mengarahkan arus lalu lintas karena manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan konsentrasi pengemudi pada jalan – jalan menikung atau jurang, sehingga dapat meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca lagi :  Ketua AMAK Babel Angkat Bicara Terkait Kegiatan Ospek IAIN Babel Diduga Salah Satu Calon Mahasiswa Mengalami Cidera

Penulis: Hary

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.