Caption Foto:Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menyampaikan paparan program TJSL, PPM dan PUMK Tahun 2026 di Pangkalpinang.
Editor : Haryani
WartaPublik.com, PANGKALPINANG — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2026, Selasa (03/02/26).
Program tersebut difokuskan pada sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, sosial budaya, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Melalui Divisi Corporate Social Responsibility (CSR), PT TIMAH Tbk akan mengimplementasikan sejumlah program unggulan yang mencakup Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), TJSL, serta Program Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).
Pada sektor pendidikan dan sosial, perusahaan melanjutkan sejumlah program strategis seperti Pemali Boarding School, Literasi Guru, Gerakan Cermat, Program Disabilitas, serta Dukungan Beasiswa Perguruan Tinggi.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara inklusif dan berkelanjutan.
Pelestarian Lingkungan dan Konservasi
Di bidang lingkungan, PT TIMAH Tbk menjalankan Program Seribu Pohon untuk Negeri, penanaman mangrove, fish shelter, atraktor cumi, dan coral garden sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem darat maupun laut.
Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Perusahaan juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program produktif, antara lain budidaya garam, bawang, cabai, budidaya ikan air tawar eks kolong, peternakan sapi, ternak terpadu, hingga Program Kerajinan PEPAYA yang mengembangkan produk lampu bagi nelayan.
Selain itu, pengembangan Desa Binaan, Ketahanan Pangan Tailong, Diversifikasi Nanas Badau, Program Insos Proper, Program Kemunting, serta pelestarian Adat Mapur turut menjadi bagian dari penguatan sosial dan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Perlindungan sosial juga diperkuat melalui Program BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok masyarakat rentan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program TJSL dan Dukungan Sosial
Dalam kerangka TJSL, sejumlah kegiatan sosial akan dilaksanakan, di antaranya Program Oto Sihat, Bantuan Hewan Kurban, Merik Sembako, Mudik Gratis, dukungan pembangunan nasional, serta Program Makan Bergizi Gratis.
Sementara itu, pada sektor ekonomi kerakyatan, PT TIMAH Tbk terus mendorong pelaku UMK agar naik kelas melalui Program PUMK. Kegiatannya meliputi pameran dan promosi produk UMK binaan, pelatihan, bantuan alat produksi, standarisasi produk, hingga pengembangan koperasi binaan.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan program TJSL tahun 2026 dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif.
“Melalui berbagai program yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat nyata, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
Anggi menambahkan, keberhasilan program TJSL membutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat agar program tepat sasaran serta berkelanjutan.
Melalui rangkaian program TJSL tahun 2026 ini, PT TIMAH Tbk berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.
Kalau Dewi ingin versi lebih tajam (lebih kritis dan tidak terlalu advertorial) atau ingin ditambahkan konteks capaian tahun sebelumnya untuk memperkaya angle berita wartapublik.com, saya bisa bantu susun juga.






