Caption Foto: Penyerahan bantuan fiber penyimpanan ikan dari PT Timah kepada Kelompok Nelayan Sungai Ulim di Desa Batu Betumpang
Editor : Haryani
Wartapublik.com, BANGKA SELATAN — PT Timah (Persero) Tbk kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat pesisir dengan memberikan peralatan melaut kepada Kelompok Nelayan Sungai Ulim di Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (26/03/26).
Bantuan berupa fiber penyimpanan ikan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan menjaga kualitas dan kesegaran hasil tangkapan, terutama bagi mereka yang melaut selama beberapa hari.
Ketua Kelompok Nelayan Sungai Ulim, Mudiman, mengatakan kelompoknya beranggotakan 11 nelayan yang berasal dari Desa Batu Betumpang dan Desa Sidoharjo. Selama ini, para nelayan masih menggunakan fiber yang sudah tidak layak pakai.
“Rata-rata kami melaut dua sampai tiga hari. Tapi fiber yang kami miliki sudah rusak, bahkan ada yang pecah dan bolong, sehingga ikan tidak bisa bertahan lama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat hasil tangkapan hanya mampu bertahan satu hingga dua malam, sehingga berdampak pada kualitas dan harga jual ikan.
“Kalau fiber rusak, es tidak bertahan dan ikan cepat rusak. Dengan bantuan fiber baru ini, ikan bisa tetap segar sampai dua sampai tiga malam. Ini sangat membantu,” tambahnya.
Menurut Mudiman, harga fiber cukup mahal, sehingga bantuan tersebut sangat meringankan beban nelayan. Ia juga mengaku bantuan ini merupakan yang pertama kali diterima kelompoknya dari PT Timah.
“Alhamdulillah, sebelumnya kami tidak menyangka akan dibantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Ia pun mengapresiasi kepedulian PT Timah terhadap nelayan di wilayah Pulau Besar.
“Harapannya PT Timah semakin sukses dan terus membantu masyarakat, khususnya nelayan,” ujarnya.
Melalui bantuan ini, diharapkan para nelayan dapat meningkatkan kualitas hasil tangkapan, memperpanjang masa simpan ikan, serta mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.






