Scroll untuk baca artikel
TNI/Polri

Mantan ASN di Mentok Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita 17,47 Gram Sabu

592
×

Mantan ASN di Mentok Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita 17,47 Gram Sabu

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Petugas Satresnarkoba Polres Bangka Barat menunjukkan barang bukti sabu seberat 17,47 gram yang diamankan dari seorang mantan PNS berinisial DL di Mentok, Kamis (9/4/2026) malam.

Wartawan : KMR

Wartapublik.com, BANGKA BARAT — Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang pria berinisial DL (40), mantan pegawai negeri sipil (PNS), dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Kamis (9/4/2026) malam.

Pelaku diamankan sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan Taman Lapangan Gelora, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok saat Tim Hantu Satresnarkoba melakukan patroli rutin di wilayah tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas IPDA Yos Sudarso mengatakan, saat penggeledahan awal, petugas menemukan satu paket kecil sabu yang disimpan di kantong celana pelaku.

“Pelaku diamankan saat patroli rutin Tim Hantu Satresnarkoba di wilayah Mentok. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket kecil diduga sabu,” ujar Yos.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku masih menyimpan barang bukti lain di kediamannya yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Keranggan, Mentok.

Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah pelaku dengan disaksikan perangkat desa setempat. Hasil penggeledahan menemukan dua paket besar dan 26 paket kecil sabu yang disimpan di beberapa wadah, di antaranya kotak rokok dan guci.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba, seperti timbangan digital, plastik klip, alat takar, dan satu unit telepon genggam.

“Pelaku mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya,” kata Yos.

Total berat bruto sabu yang berhasil diamankan mencapai 17,47 gram.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan jaringan lain. Kami juga mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika,” tutup Yos.

Sumber : Humas Polres Bangka Barat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *