Caption Foto : Kapolres Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., M.H. Paparkan perkembangan situasi nasional dan langkah antisipasi aksi massa dalam rapat koordinasi Tim Terpadu (Timdu) Penanganan Konflik bersama Pj Wali Kota, Forkopimda, TNI, OPD, akademisi, camat, dan lurah, Selasa (9/9/2025).
Pangkalpinang- Kapolres Pangkalpinang
Kombes Pol Max Mariners menghadiri rapat koordinasi Tim Terpadu (Timdu) Penanganan Konflik bersama Pemkot, Selasa (9/9/2025) di Balai Betason Lt.1 Kantor Walikota Pangkalpinan.
Dalam rapat , Kapolres memaparkan perkembangan situasi aksi massa baik di tingkat nasional maupun lokal, serta langkah antisipasi yang dilakukan jajaran kepolisian.
Kapolres menjelaskan, secara nasional aksi unjuk rasa masih marak terjadi di berbagai daerah. Beberapa di antaranya bahkan berujung anarkis, seperti yang tercatat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Selatan.

“Data menunjukkan, sejak akhir Agustus hingga awal September, aksi massa di Indonesia meningkat signifikan. Pada puncaknya tanggal 1 September, tercatat ribuan massa turun ke jalan lebih dari 100 titik, sebagian besar menyasar kantor pemerintahan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan kondisi di Bangka Belitung, khususnya Pangkalpinang, relatif kondusif. Menurutnya, upaya deteksi dini dan pencegahan yang dilakukan aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda berhasil meredam potensi konflik.
“Beberapa hari sebelum aksi, kami sudah melakukan langkah antisipasi di lapangan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan situasi tetap aman. Alhamdulillah, Pangkalpinang bisa kita jaga agar tidak terjadi eskalasi seperti di daerah lain,” tegas Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas kota.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu kolaborasi agar setiap potensi konflik bisa diredam sejak awal. Intinya, menjaga Pangkalpinang tetap aman adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Kapolres menambahkan, langkah preventif seperti dialog dengan tokoh masyarakat, patroli rutin, dan pemetaan kerawanan akan terus dilakukan. Ia berharap seluruh pihak bisa bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas Kota Pangkalpinang.
( Hary-wartapublik)






