Caption Foto : Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo menerima penghargaan Inotek Award 2025 yang diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak di Surabaya.
Wartawan : Jeans | Editor : Haryani
Wartapublik.com, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali mencatat prestasi pada ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi daerah untuk terus memperkuat ekosistem inovasi di berbagai sektor.
Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara perangkat daerah dan masyarakat yang terus mendorong lahirnya gagasan kreatif.
“Penghargaan ini adalah buah kerja keras seluruh tim Brida dan dukungan masyarakat. Pemkab Tulungagung akan terus mengembangkan inovasi, terutama pada bidang teknologi, pertanian, serta energi terbarukan,” ujar Bupati Gatut Sunu dalam keterangannya.
Pada Inotek Award 2025, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Tulungagung memperoleh penghargaan dalam tiga kategori, yakni:
Top 15 Kategori III: Inovasi Agribis & Energi Baru Terbarukan
Top 15 Kategori IV: Inovasi Sosial & Kependudukan
Terinovatif II Kategori V: Inovasi Khusus Milenial
Penganugerahan tersebut berlangsung di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Kamis (13/11/2025), dan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc.
Dalam sambutannya, Emil Dardak mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat.
“Sebuah inovasi dikatakan berhasil ketika dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat langsung. Kami mendorong agar setiap inovasi dapat dikembangkan dan dikomersialisasikan sebagai solusi atas tantangan daerah,” ujar Emil.
Inotek Award 2025 diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan ratusan inovasi yang dinilai dari aspek orisinalitas, manfaat, serta potensi pengembangan ekonomi. Keberhasilan Tulungagung kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan teknologi serta kesejahteraan masyarakat.








