Scroll untuk baca artikel
Berita Terkini

Menelan Miliyar Rupiah, Proyek Revitalisasi Taman Bay Park Polda Babel Disorot

78
×

Menelan Miliyar Rupiah, Proyek Revitalisasi Taman Bay Park Polda Babel Disorot

Sebarkan artikel ini

Caption Foto : Proyek revitalisasi konservasi taman Bay Park Polda Babel .

Editor: Hary
WartaPublik.com, Pangkalpinang —Menelan Miliyar Rupiah, Proyek revitalisasi konservasi taman di kawasan Bay Park Polda Kepulauan Bangka Belitung menjadi sorotan publik, tim media melakukan pemantauan langsung ke lokasi pekerjaan, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi taman tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai kontrak Rp28.195.200.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2024. Proyek dikerjakan oleh PT Grana Anugerah Lestari dengan konsultan supervisi PT Tri Ennas, serta memiliki masa pelaksanaan 138 hari kalender.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerjaan diduga belum optimal. Tim media menemukan indikasi keterlambatan dari jadwal pelaksanaan, kondisi beton cor di area kolam terlihat adanya beberapa keretakan.

Selain itu, beberapa dinding kolam tampak belum dirapikan secara menyeluruh. Sisa material kayu bekisting juga masih terlihat berserakan di sekitar area kolam, yang mengesankan pekerjaan belum dibersihkan dengan baik.

Kondisi serupa juga terlihat pada bangunan WC. Plesteran dinding terpantau belum rapi, namun sudah dilakukan pengecatan, padahal secara teknis seharusnya perapian dinding diselesaikan terlebih dahulu sebelum proses finishing.

Dari aspek keselamatan kerja, sejumlah pekerja di lokasi terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) maupun perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagaimana diatur dalam ketentuan proyek konstruksi.

Menanggapi temuan tersebut, melalui HP Selular, Yuda, selaku pengawas proyek, menjelaskan bahwa keterlambatan pekerjaan dipengaruhi faktor cuaca.

“Keterlambatan terjadi karena kondisi cuaca hujan. Dan kondisi seperti ini pihak perusahaan membayar keterlibatan atau denda ,” ujar Yuda saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Ia mengakui masih terdapat beberapa bagian pekerjaan yang perlu dilakukan perbaikan, termasuk beton cor yang masih terlihat besi serta hasil pekerjaan yang dinilai belum rapi.

“Beton yang masih terlihat besinya akan diperbaiki. Begitu juga bagian WC yang kurang rapi akan dirapikan kembali,” jelasnya.

Terkait penerapan K3, Yuda menyebutkan bahwa pada awal pekerjaan perlengkapan keselamatan telah disediakan, namun saat ini tidak lagi digunakan.

“Sebenarnya dulu perlengkapan K3 lengkap, tapi alat-alatnya hilang. Menurut pekerja juga ribet memakainya,” katanya.

Sementara itu, menurut pengakuan salah satu pekerja proyek di lokasi, memang saat ini kondisi proyek sudah mundur hampir satu bulan.

Dengan nilai anggaran yang cukup besar dan lokasi proyek yang berada di kawasan strategis, pelaksanaan revitalisasi taman Bay Park Polda Babel diharapkan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta penerapan standar keselamatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, setelah dipublikasikan, awak media masih berupaya melakukan upaya konfirmasi ke pihak-pihak yang bersangkutan . ( tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *