Wartapublik.com, Pangkalpinang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42, RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang menggelar bakti sosial berupa khitanan massal serta operasi bibir dan langit sumbing, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan sosial ini dipusatkan di Ruang Pertemuan Betason dan kamar operasi UPTD RSUD Depati Hamzah, sebagai bentuk kepedulian rumah sakit terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin atau Prof. Udin, dalam sambutannya mengatakan usia 42 tahun menjadi momentum penting bagi RSUD Depati Hamzah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“RSUD Depati Hamzah saat ini sudah jauh lebih baik. Fasilitas terus ditingkatkan, tenaga medis semakin profesional, dan pelayanan harus semakin cepat, mudah, serta prima bagi masyarakat,” ujar Prof. Udin.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menjadikan RSUD Depati Hamzah sebagai rumah sakit rujukan yang responsif dan humanis, terutama dalam melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat.
Selain RSUD yang telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Prof. Udin juga menyampaikan bahwa sembilan puskesmas di Kota Pangkalpinang kini telah berstatus BLUD. Hal ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang terintegrasi dengan layanan rujukan rumah sakit.
“Pelayanan kesehatan dari puskesmas hingga rumah sakit harus saling terhubung dan memberikan pelayanan terbaik. Jika masyarakat menemukan pelayanan yang kurang baik, silakan laporkan langsung,” tegasnya.
Pada momentum HUT ke-42 ini, RSUD Depati Hamzah juga meluncurkan layanan geriatri, yaitu layanan khusus bagi warga lanjut usia di atas 60 tahun. Layanan tersebut dilengkapi ruang tunggu ramah lansia, fasilitas hiburan, serta sistem antrean khusus.
Tak hanya itu, RSUD Depati Hamzah juga menyiapkan layanan mobile lansia, di mana pasien lanjut usia yang kesulitan datang ke rumah sakit dapat dijemput atau dilayani langsung di rumah menggunakan kendaraan operasional rumah sakit.
“Lansia menjadi prioritas kami. Mereka harus dilayani dengan lebih baik, lebih manusiawi, dan lebih nyaman,” kata Prof. Udin.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyinggung peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 serta penerapan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kota Pangkalpinang, yang memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan gratis di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS.
“Kami pastikan masyarakat tidak perlu takut berobat. Bagi warga tidak mampu yang BPJS-nya menunggak, pemerintah siap membantu,” pungkasnya.










