Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Baksos KB Puskesmas Sembung Jaring 37 Akseptor, Sasaran PUS Belum Ber-KB

517
×

Baksos KB Puskesmas Sembung Jaring 37 Akseptor, Sasaran PUS Belum Ber-KB

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Petugas kesehatan UPT Puskesmas Sembung memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi. 

Penulis: Jians

Wartapublik.com, TULUNGAGUNG — UPT Puskesmas Sembung bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) menggelar bakti sosial (baksos) pelayanan keluarga berencana (KB) dengan menjaring 37 akseptor, Jumat (17/4/26).

Kegiatan ini menyasar pasangan usia subur (PUS) yang belum mengikuti program KB sebagai upaya meningkatkan cakupan peserta di wilayah kerja Puskesmas Sembung.

Pemegang Program Kesehatan Reproduksi dan KB UPT Puskesmas Sembung, Suhartatik, A.Md.Keb, mewakili Kepala Puskesmas dr. Yustien Yusiana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami menargetkan PUS yang belum ber-KB agar dapat terjangkau layanan dan memahami pentingnya pengaturan kehamilan,” ujarnya.

Dari total 37 peserta, sebanyak 10 akseptor memilih metode kontrasepsi IUD, sedangkan 27 lainnya menggunakan implan sebagai alat kontrasepsi jangka panjang.

Selain pemasangan alat kontrasepsi, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan reproduksi, seperti IVA, SADANIS, serta pemeriksaan HPV DNA untuk deteksi dini kanker leher rahim.

Mayoritas peserta berusia antara 22 hingga 45 tahun, dengan dominasi usia di atas 30 tahun. Penggunaan kontrasepsi ini bertujuan untuk mencegah kehamilan serta mengatur jarak kelahiran. Metode implan diketahui efektif hingga tiga tahun, sementara IUD dapat digunakan hingga delapan tahun dan dapat dilepas sesuai kebutuhan.

Usai pemasangan, peserta diimbau melakukan kontrol secara berkala di fasilitas kesehatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pasangan usia subur yang memanfaatkan layanan KB demi mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *