Direktur Reskrimum Polda Babel, Kombes Pol M. Rivai Arvan, memberikan keterangan terkait penangkapan Hasan Basri, tersangka utama pembunuhan wartawan Adityawarman. (Foto: Dok. Polda Babel)
WARTAPUBLIK.COM
PANGKALPINANG – Penangkapan Hasan Basri alias Abas (33), tersangka utama pembunuhan wartawan sekaligus pemilik media Okeyboz.com, disambut rasa syukur oleh jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Babel, Kombes Pol Muhammad Rivai Arvan, mengatakan keberhasilan itu berkat kerja keras tim Jatanras yang dipimpin Kasubdit III, AKBP Faisal Fatsey.
“Alhamdulillah, karena kegigihan anggota di lapangan, jejak pelaku yang sebelumnya sempat hilang bisa kembali ditelusuri dan berhasil kita tangkap,” ujarnya, Selasa (12/8/2025) pagi.
Awalnya, Hasan diduga melarikan diri ke arah Lampung. Namun, setelah ditelusuri, ternyata ia justru memutar arah dan masuk ke wilayah Kota Palembang untuk mengelabui petugas.
“No perfect crime. Tidak ada kejahatan yang sempurna. Setiap langkah pelaku meninggalkan jejak, dan itulah yang ditemukan tim hingga akhirnya mengarah pada penangkapan di Kalidoni, Kota Palembang,” tutur Arvan.
Arvan menambahkan, saat diamankan, Hasan tidak melakukan perlawanan. Penangkapan yang dilakukan secara mendadak membuatnya tidak sempat bereaksi.
“Karena kita tangkap secara tiba-tiba, mereka juga kaget. Tidak menyangka kalau sedang diburu dan akan ditangkap saat itu juga,” tambahnya.
Saat ini, Hasan Basri berada dalam pengawasan pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan intensif. Mengenai pengembangan kasus, Arvan belum memberikan keterangan rinci.
“Untuk yang lain, nanti dulu. Sekarang kita fokus pada pemeriksaan awal,” katanya.
Ia juga memastikan akan dilakukan rekonstruksi untuk mengungkap kronologi pembunuhan tersebut secara jelas.(*)













