Selain Bupati Bangka Tengah, Seminar Nasional yang diprakarsai oleh Bangka Pos Group dan merupakan bagian dari HUT ke-26 Bangka Pos dan HUT ke-24 Pos Belitung ini turut menghadirkan sejumlah Wakil narasumber lain, yakni Dr. (HC) Hidayat Arsani, SE, selaku Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sebagai Fery Afriyanto sebagai Sekretaris Daerah, Harwendro Adityo Dewanto selaku Ketua UMUM Aeti (Asosiasi Eksportir Timah Indonesia), Prof. Bustami Rahman, M.Sc., sebagai Sosiolog Bangka Belitung sekaligus Pendiri Universitas Bangka Belitung, , Dr. Jayadi, S.Si., MSE, MA, selaku Direktur Pembangunan Indonesia Barat Kedeputian Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Imam Soejoedi sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM, dan Syamsir, SIKom., selaku Wakil Bupati Belitung.
Dihadapan kurang lebih 200 peserta serta disiarkan langsung melalui platform media sosial Bangka Pos dan Pos Belitung, Efrianda mengungkapkan upaya yang dilakukan dalam memajukan ekonomi dan keuangan daerah melalui visi Kabupaten Bangka Tengah yang memiliki tiga pilar utama.
“Ada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, kesejahteraan sosial yang merata dan berkeadilan serta pelayanan publik yang inovatif dan berkualitas. Kita juga fokus pada peningkatan daya saing dan penguatan infrastruktur dasar, baik fisik maupun digital, serta kita sudah menyusun rencana strategi dalam memperkuat konektivitas untuk menjadikan Kabupaten Bangka Tengah sebagai hub logistik regional,” ungkapnya.
Efrianda melanjutkan bahwa meskipun sektor pertambangan masih menjadi primadona, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) saat ini sudah melakukan upaya diversifikasi sektor ekonomi yang mana sudah menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.
“Mulai dari pertanian hortikultura, budidaya perikanan, pariwisata berbasis alam dan budaya menjadi diversifikasi ekonomi yang ingin digerakkan oleh Kabupaten Bangka Tengah. Kami optimis bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta, akan mewujudkan diversifikasi ekonomi di Bangka Tengah yang inklusif dan berkelanjutan,” lanjut Efrianda.
Ia mengatakan Pemkab Bateng juga telah menjalin kemitraan dengan beberapa investor asing yang tidak hanya fokus pada sektor pertambangan, melainkan mencakup sektor pertanian dan industri hilir. Disebut Efrianda, dengan pendekatan yang tepat, kerja sama dengan investor asing dapat menjadi katalistaor bagi transformasi ekonomi Bangka Tengah menuju perekonomian yang lebih beragam dan berkelanjutan.
Saat ditemui, Efrianda juga menyampaikan apresiasi kepada Bangka Pos Group yang telah menyelenggarakan Seminar Nasional serta menjalin kolaborasi aktif dalam menjadi hubungan bagi masyarakat dengan pemerintah.
“Kita acungkan jempol karena di sini kita bertemu orang-orang hebat dengan ide-ide brilian yang dipaparkan. Semoga melalui kegiatan ini, apa yang dipaparkan bisa kita implementasikan secara umum di Bangka Belitung dan khususnya Bangka Tengah sehingga kita bisa menjadikan negeri kita menjadi maju,” kata Efrianda.
Pada Seminar Nasional ini juga diserahkan penghargaan Mitra Kolaborasi oleh Bangka Pos kepada pemangku kepentingan , yakni Pemprov Bangka Belitung, Pemkab Bangka Tengah, Pemkot Pangkalpinang, Pemkab Bangka, Pemkab Bangka Selatan, Pemkab Belitung, Pemkab Belitung Timur, Kemenag Babel, Polda Babel, PT. PLN (Persero) UIW Babel, dan PT. Timah Tbk.*







