Caption Foto: Wali Kota Pangkalpinang Prof. H. Safarudin,saat meresmikan launching SIGORO
Editor : Haryani
Wartapublik.com, Pangkalpinang — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Safarudin meresmikan peluncuran SIGORO (Sistem Integrasi Gotong Royong) yang digagas Kecamatan Pangkal Balam sebagai inovasi dalam penanganan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, Selasa (14/4/2026).
Peresmian tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan yang digelar di wilayah Kecamatan Pangkal Balam, sekaligus menandai dimulainya gerakan kolaboratif lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, dan hijau.
Dalam sambutannya, Safarudin memberikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan Pangkal Balam atas inovasi dan aksi nyata yang dilakukan dalam menghadapi persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah.

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kecamatan Pangkal Balam. Semoga aksi-aksi nyata ini dapat mengubah Pangkal Balam menjadi kawasan yang lebih bersih, nyaman, dan indah,” ujar Safarudin.
Ia menegaskan, persoalan sampah saat ini menjadi isu nasional yang membutuhkan langkah konkret di tingkat daerah. Karena itu, pemerintah kota terus mendorong gerakan gotong royong yang terintegrasi dengan program penghijauan.
Menurutnya, selain kegiatan bersih-bersih lingkungan, masyarakat juga perlu dilibatkan dalam gerakan menanam pohon untuk menurunkan suhu udara dan meningkatkan kualitas lingkungan.
“Kalau gotong royong dibarengi dengan menanam pohon, lingkungan kita tidak hanya bersih, tetapi juga lebih sejuk dan nyaman. Pohon akan menyerap karbon dioksida dan membuat suhu kota menjadi lebih baik,” katanya.
Safarudin mencontohkan keberhasilan Surabaya dalam menurunkan suhu udara kota melalui program penghijauan yang masif.
Wali kota berharap, konsep serupa dapat diterapkan di Pangkalpinang, termasuk dengan menanam pohon yang menghasilkan buah agar menarik burung dan mempercantik lingkungan.
“Bayangkan kalau setiap gotong royong kita menanam satu atau dua pohon. Ketika pohon itu tumbuh besar dan berbuah, burung-burung akan datang. Kota kita menjadi bersih, sejuk, dan indah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa SIGORO merupakan inovasi penting karena Pangkal Balam memiliki karakteristik wilayah yang unik, dengan banyaknya pemangku kepentingan, termasuk perusahaan swasta dan kawasan pelabuhan.
Melalui sistem ini, seluruh unsur pemerintah, swasta, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan dapat terintegrasi mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan.

Sementara itu, Camat Pangkal Balam Purnamawan menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan menggelar pertemuan lintas sektoral pada Kamis mendatang.
Pertemuan tersebut akan melibatkan seluruh pihak terkait guna meningkatkan kenyamanan di kawasan pasar dan lingkungan sekitar di Kota Pangkalpinang.
“Kami akan melibatkan semua pihak lintas sektoral dalam rangka memberikan rasa nyaman di pasar-pasar yang ada di Pangkalpinang,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah kegiatan penataan dan pembersihan telah dilakukan bersama unsur kecamatan, kelurahan, kepolisian, dan stakeholder lainnya sebagai bagian dari implementasi awal SIGORO.







