Pelaku Pengerusakan Makam Leluhur  Milik Keluarga Ahli Waris OEY TJIN ENG Dilaporkan ke Polda Banten 

oleh -609 Dilihat
banner 728x90

WARTAPUBLIK.COM,Serang Banten–Adanya dugaan Pengerusakan makam dan Plang berbicara Milik Keluarga Ahli Waris dari OEY TJIN ENGl oleh orang yang tidak bertanggung jawab kini di laporkan Kepolda Banten didampingi kuasa hukumnya Wanto atau yang disapa Bang Zulfikar, dengan bersama ILHAM SUARDI SE.,SH.,MH sebagai Kuasa Hukumnya Pelapor dan Keluarga Ahli Waris dari OEY TJIN ENG pemilik beberapa lokasi bidang tanah, diantaranya yang miliki Sertifikat Hak Milik (SHM) sah dan benar serta status Online sampai saat ini.

Dari beberapa lokasi bidang tanah yang dimiliki, diantaranya yang berlokasi di Desa SukaAsih Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

Wanto Bersama Kuasa Hukumnya Iham Suardi SE.,SH.,MH datang ke SPKT POLDA BANTEN pada hari Kamis, 01/06/2023.

Yang mana kehadirannya bersama dengan Kuasa Hukumnya dan Tim ke POLDA BANTEN ini, Langsung melaporkan Oknum berinisial Rd alias Dv dan Kawan Kawan, atas Pengrusakan Makam Leluhur milik Keluarga pelapor dan dugaan atas Perusakan serta Hilangnya Papan Plang Berbicara atas Kepemilikan Hak atas tanah milik keluarga Ahli Waris Wanto dengan dasar Kepemilikan Surat SHM, yang saat ini masih berstatus sebagai Pemilik dan masih dalam Proses sengketa Perdata dan KASASI Di Mahkamah Agung dengan status sebagai tergugat.

Ilham Suardi SE.,SH.,MH., Mengatakan bahwa atas Pelaporan kliennya tersebut di SPKT POLDA BANTEN, tentunya dengan disertai beberapa bukti Foto-foto dan Video pada saat pihak terlapor melakukan kegiatan dugaan Pengrusakan Makam leluhur dan atas hilangnya Papan Berbicara milik keluarga Ahli Waris.

“Saat ini sudah tidak ada berada lagi di posisinya, dan diduga hal diperbuat secara sengaja dirusak dan dicabut oleh sejumlah oknum terlapor. yang pada saat tanggal 24/05/2023 Wanto dan rekan -rekan berada di lokasi tanah Makam Leluhur tersebut. yang mana para oknum terlapor berada di lokasi dan diduga tengah melakukan kegiatan Pengrusakan Makam tersebut.

Baca lagi :  Mantul "Kota Seribu Senyuman" Namun Tempat Wisata Pasir Padi Pangkalpinang Terkesan Kumuh 

Kuat dugaan kami, bahwa dalam hal perbuatan yang telah dilakukan oleh para oknum dan kawan kawannya ini,

“Ada Pihak Oknum APH dan Oknum Mafia tanah yang membekingi atas hal aksi kejadian tersebut dan selama ini berperkara,” tukas Ilham.

“Dan Klien kami sudah melaporkan Ke SPKT POLDA Banten dan sudah kami terima surat dari SPKT POLDA BANTEN, yaitu dengan Bukti Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) yaitu dengan Nomor Registrasi TBL/B/VI/2023/SPKTII. DITRESKRIMUM/POLDA BANTEN. Tertanggal 29 Mei 2023,” tegas Ilham .

Sebagaimana yang tertera didalam surat TBL(Tanda Bukti Lapor) berbunyi Diduga telah terjadi Tindak Pidana Barang Siapa Dengan Sengaja dengan Tenaga Bersama Melakukan Pengrusakan Terhadap Orang atau Barang sebagaimana dimaksud dalam PASAL 170 KUHPidana.Tutur Ilham

Kata Ilham, peristiwa terjadinya adalah,  di Desa Suka Asih Kecamatan Pasar Kumis Kabupaten Tangerang Provinsi Banten yang diduga dilakukan Oleh Oknum Berinisial Rd Alias Dv dan kawan-kawan.

Dan diduga telah melakukan pengrusakan 1(satu) Buah Bangunan Makam Leluhur dan akibat adanya kejadian tersebut, 4 (Empat) Buah PAPAN PLANG atau Papan Pemberitahuan Milik Korban/Pelapor diatas sebidang tanah yang masih berstatus Sengketa Perdataan, saat ini tidak ada atau Hilang dan PAPAN PLANG tersebut tidak diketahui keberadaan nya dan tidak berada pada tempatnya seperti Posisi sedia kala.tambah Ilham

“Padahal PAPAN PLANG tersebut sudah dipasang oleh Keluarga Ahli Waris dan beberapa rekan dan saksi yang tahu pada saat PAPAN PLANG tersebut dipasang. dan akibat perbuatan ini, keluarga korban telah merasa sangat dirugikan dan mengalami kerugian materil sebesar Rp 50juta,” jelas ilham.

Dan belum lagi pihak keluarga Korban/ Pelapor ini merasa sangat dirugikan atas kerugian Material ya, yang tak bisa digantikan dengan nilai uang atau diganti secara materi lainnya. Karena siapa Orangnya,” yang mau apabila makam Keluarganya dirusak atau diperlakukan tidak pantas”, ya pasti akan sangat marah dan dirugikan”. ujar Ilham lagi.

Baca lagi :  Developer Wajib Sediakan RTH, Justru di Perumahan Genio City Residence Bikin Tempat Tambak Udang

Atas laporan Klien saya ini, kami berharap besar dari Bapak Kapolda Banten, serta Penyidik, seluruh jajaran POLDA BANTEN yang berwenang agar dapat segera diproses tegas dan tegakan keadilan Hukum tanpa Tebang Pilih dan Pandang Bulu, sesuai dengan Hukum yang berlaku.

Dan WANTO adalah sebagai Ahli Waris atau Pemilik untuk beberapa bidang tanah lainnya yang berlokasi di daerah Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. dengan miliki bukti kepemilikan Surat Asli dan Otentik yang diakui statusnya sah dan benar secara data hukum perdata yang juga sebagai sebagai Pemiliknya, baik berdasar surat maupun dari Kantor Desa,Data GIRIK/ Riwayat Letter C, Kecamatan maupun dari ATR BPN Wilayah Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Tutup ilham.

Sampai berita ini diturunkan, awak media masih tunggu informasi dan konfirmasi dari Pengacara ILHAM SUARDI SE.,SH., MH. Untuk perihal lanjutannya.

Sumber: ILHAM SUARDI SE.,SH.,MH

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.