Scroll untuk baca artikel
Berita

PT TIMAH Serap Ribuan Produk UMKM Lokal, Bantu Pelaku Usaha Bertahan Pasca Lebaran

487
×

PT TIMAH Serap Ribuan Produk UMKM Lokal, Bantu Pelaku Usaha Bertahan Pasca Lebaran

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Pelaku UMKM binaan PT TIMAH menyiapkan pesanan produk lokal. 

Editor : Haryani
Wartapublik.com, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyerap ribuan produk lokal untuk kebutuhan kegiatan perusahaan, Rabu (15/04/26).

Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi pelaku UMKM agar tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi, terutama setelah Hari Raya Idulfitri. Salah satunya terlihat dalam kegiatan halal bihalal perusahaan, di mana PT TIMAH membeli ribuan produk dari pelaku usaha lokal.

Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK), PT TIMAH memberikan dukungan mulai dari bantuan permodalan, pelatihan, promosi, hingga pemasaran bagi UMKM di wilayah operasional perusahaan.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya adalah Yuliana, pemilik usaha lada putih “Pak Umar”. Ia mengaku menerima pesanan ratusan kemasan lada putih dari PT TIMAH.

“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi setelah Lebaran penjualan agak sepi. Dengan adanya pesanan ini, kami bisa tetap memutar modal,” ujar Yuliana.

Menurutnya, kondisi pasca Lebaran membuat penjualan cenderung menurun, sementara harga bahan baku dan kemasan justru mengalami kenaikan.

Selain produk lada putih, PT TIMAH juga menyerap berbagai produk UMKM lainnya, seperti makanan olahan hasil laut, aneka camilan, dan produk rumahan.

Novika, pelaku UMKM binaan lainnya, mengatakan pesanan sebanyak 500 paket produk dari PT TIMAH berdampak signifikan terhadap peningkatan omzet.

“Ini pertama kali dapat pesanan sebanyak ini. Sangat membantu meningkatkan omzet, apalagi kami produksi dari rumah,” katanya.

Hal senada disampaikan Zulaikha yang juga menerima pesanan dari perusahaan. Ia menyebut dukungan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan usaha kecil.

“Alhamdulillah sangat membantu. Kami membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk menyiapkan produksi. Pesanan ini sangat berarti bagi UMKM seperti kami,” ungkapnya.

Program pemberdayaan yang dijalankan PT TIMAH ini dinilai mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Para pelaku UMKM berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan perusahaan maupun bazar produk lokal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *