WARTAPUBLIK.COM, Pangkalpinang -Bakal calon presiden Ganjar Pranowo memiliki juru kampanye nasional dari kalangan millenial Aryo Seno Bagaskoro bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Babel hadir di kantor DPD PDIP Lontong Pancur, Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kehadiran Aryo Seno Bagaskoro asal Surabaya Jatim disambut riuh oleh Mahasiswa yang tergabung di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) asal Bangka Belitung.
Diketahui Aryo Seno Bagaskoro berusia 21 tahun dan masih berstatus mahasiswa dan terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Airlangga ( Unair) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik ( FISIP).
Dihadapan Tokoh PDIP Babel dan berbagai Aliansi Mahasiswa, Aryo mengajak untuk memenangkan Bacapres Ganjar -Mahfud dalam Kontestasi Pilpres 2024, Jumat (27/10/23).
“Penugasan ini adalah contoh untuk anak muda Millenial dan Gen Z diberi ruang luas oleh PDI Perjuangan dan pak Ganjar untuk terlihat dalam merumuskan gagasan ide dan membangun Indonesia ke depan,” kata Aryo.
Pada kesempatan yang sama salah satu mahasiswi yang tergabung BEM Babel menanyakan langsung tentang isu Politik dinasti yang mencuat saat ini setelah putusan MK.
Pertanyaan yang menarik dari seorang Mahasiswi tersebut langsung dijawab dengan tegas oleh Aryo.
“Saya tidak mengomentari tentang dinasti kekuasaan, namun apabila ada anak pejabat seperti Walikota, gubernur atau pejabat lainnya mimpi pengen jadi Presiden itu syah dan diperbolehkan tidak ada larangannya namun yang tak boleh itu ikut campur tangan mengubah atau mempengaruhi sistem Pilpres yang sudah ditetapkan menurut undang-undang,” ucapnya.
Dikesempatan yang sama Anggota DPR RI Fraksi PDIP juga Bendahara umum DPD PDIP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rudianto Tjen bersama PDIP mengajak kaum Millenial mahasiswa bersama memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai Presiden RI periode 2024-2029
Rudianto dalam pidatonya terus menggelorakan api semangat
ke mahasiswa yang hadir.
Perjuangan dan kemenangan ini….!!!bukan hanya milik PDIP atau Ganjar Mahfud semata, namun untuk kita semua!!! miliki bangsa Indonesia dan anak cucu kita ke depan,,,!!!! kata Rudianto di depan Mahasiswa.
“Sebenarnya PDIP telah lama mengendus dan gerak-gerik yang mencurigakan, pertama minta jabatan presiden tiga periode, yang kedua minta perpanjangan waktu pemilu. Namun dengan tegas PDIP menolak,” ungkap Rudianto dalam pidato politiknya.
Ia juga mengatakan dengan tegas PDIP jelas-jelas di khianati dan keputusan MK seharusnya menguji suatu UU bukan menambah materi baru dalam keputusannya.
“Dengan waktu yang singkat ini PDIP dan TPN Relawan Ganjar- Mahfud terus instensif melakukan pergerakan untuk memenangkan hati rakyat pada Pilpres 2024-2029 mendatang.” Pungkasnya.