Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Bupati Algafry Dorong Hilirisasi Perikanan Jadi Motor Ekonomi Bangka Tengah

779
×

Bupati Algafry Dorong Hilirisasi Perikanan Jadi Motor Ekonomi Bangka Tengah

Sebarkan artikel ini
Caption Foto : Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menghadiri Babel Economic Forum (BEF) 2025 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Babel, Rabu (29/10/2025).

Editor : Haryani, C.IJ, C.PW

Wartapublik.com, Pangkalpinang — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyatakan komitmennya mendukung sektor perikanan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Hal itu disampaikan saat menghadiri Babel Economic Forum (BEF) 2025 yang digelar di Ballroom Tanjung Kelayang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (29/10/2025).

Forum bertema “Akselerasi Hilirisasi Perikanan sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Kepulauan Bangka Belitung” ini merupakan bagian dari sinergi antara BEF dan Babel Business Forum (BBF) yang digagas Bank Indonesia bersama pemerintah daerah.

Kepala Perwakilan BI Babel, Rommy S. Tamawiwy, menyebut sektor perikanan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan data BPS tahun 2024, subsektor perikanan menyumbang 7,44 persen terhadap total PDRB Babel, sedangkan ekspor ikan dan udang mencapai 8,03 persen dari total ekspor daerah, menempati posisi ketiga setelah CPO dan lada.

“Perikanan adalah sektor strategis, penggerak ekonomi lokal, pengontrol inflasi pangan, sekaligus penopang ketahanan pangan daerah,” ujar Rommy.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengapresiasi langkah BI Babel dalam memperkuat sektor riil melalui program ekonomi inklusif.

“Inflasi kita terkendali, harga timah stabil, dan kini kita dorong sektor perikanan agar tumbuh lebih kuat,” ucapnya.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, turut mengapresiasi dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan sektor perikanan dan ekonomi berkelanjutan di daerahnya.

“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BI Babel akan terus kami lanjutkan, terutama di sektor perikanan yang menjadi penggerak utama ekonomi Bangka Tengah,” kata Algafry.

Algafry mencontohkan berbagai bentuk dukungan nyata yang telah dilakukan, seperti pengembangan smart farming, pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Desa Pinang Sebatang, serta pemberdayaan UMKM bagi pelaku usaha lokal.

“Mulai dari budidaya, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan, BI Babel selalu hadir mendukung. Sektor ini bukan hanya memperkuat ekonomi, tapi juga membantu program pemerintah seperti penurunan angka stunting dan penyediaan makanan bergizi gratis,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan kredit perbankan bagi pelaku bisnis, sertifikasi HACCP untuk pelaku usaha perikanan, serta peluncuran Buku LPP dan Buku ISEI Chapter Babel.

BEF 2025 turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ir. Ishartini dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Prof. Dr. Ir. Sugeng Hari Wisudo, M.Si. dari IPB University, serta Johan Daniel, Direktur PT Cahaya Bintang Laut Abadi yang juga eksportir perikanan dari Babel.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *