Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Dessy Ayutrisna Buka Pelatihan Teknisi AC Bersertifikat, Dorong SDM Pangkalpinang Lebih Kompeten

566
×

Dessy Ayutrisna Buka Pelatihan Teknisi AC Bersertifikat, Dorong SDM Pangkalpinang Lebih Kompeten

Sebarkan artikel ini

Caption Foto :Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayu Trisna, membuka Pelatihan Keterampilan Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Teknisi Perawatan AC Residential di Balai Betason, Rabu (5/11/2025).

Penulis : Haryani, C.IJ,, C. PW

Wartapublik.com, Pangkalpinang — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, membuka kegiatan Pelatihan Keterampilan Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Program Teknisi Perawatan AC Residential, Rabu (5/11/2025), di Balai Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang. Pelatihan diikuti oleh 16 peserta yang telah lolos seleksi dari berbagai pendaftar.

Dalam sambutannya, Kepala BPVP Belitung, Muchammad Yusuf, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

“Indonesia memiliki bonus demografi yang besar. Jika tidak dikelola dengan baik, potensi ini bisa menjadi beban. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kerja sangat penting agar mereka bisa bersaing secara global,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, sertifikasi kompetensi menjadi kunci bagi tenaga kerja Indonesia untuk mendapatkan peluang kerja di dalam dan luar negeri. Negara-negara seperti Jepang dan Filipina, katanya, kini banyak membuka kesempatan bagi tenaga kerja yang memiliki keahlian tersertifikasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyampaikan apresiasinya kepada BPVP Belitung atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan guna mencetak tenaga kerja berkualitas.

“Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen meningkatkan kualitas SDM agar tenaga kerja kita mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dessy.

Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi langkah nyata Pemkot dalam menekan angka pengangguran yang masih cukup tinggi di Kota Pangkalpinang. Berdasarkan data BPS tahun 2024, tingkat pengangguran terbuka di Pangkalpinang tercatat sebesar 5,98 persen, meningkat dari tahun sebelumnya.

Dessy berharap, melalui pelatihan bersertifikat seperti ini, peserta dapat meningkatkan keterampilan dan segera terserap di dunia kerja.

“Kami ingin pelatihan ini memberi manfaat nyata. Peserta yang lulus nantinya bisa menjadi tenaga kerja profesional di bidangnya,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amran, menambahkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama 10 hari dan difokuskan pada pelatihan teknis serta uji sertifikasi.

“Pelatihan ini tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional,” ujarnya.

Pemkot Pangkalpinang berharap ke depan dapat memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) sendiri untuk mendukung berbagai program peningkatan keterampilan masyarakat.

“Saat ini kita belum punya BLK di Pangkalpinang. Mudah-mudahan ke depan bisa terealisasi,” tambah Dessy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *