Scroll untuk baca artikel
Berita

PT TIMAH Tanam 5.000 Mangrove di Pantai Kobel, Dukung Kelestarian Pesisir

433
×

PT TIMAH Tanam 5.000 Mangrove di Pantai Kobel, Dukung Kelestarian Pesisir

Sebarkan artikel ini

Caption Foto : PT TIMAH Tbk bersama masyarakat dan unsur pemerintah melakukan penanaman 5.000 batang mangrove di Pantai Kobel, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Editor : Haryani

Wartapublik.com, Kundur — PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dengan menanam 5.000 batang mangrove di Pantai Kobel, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kamis (12/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung rehabilitasi kawasan pesisir, mencegah abrasi pantai, sekaligus berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim. Selain berdampak ekologis, penanaman mangrove juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Program penanaman mangrove tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Sawang Laut. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian, kejaksaan, hingga kelompok masyarakat setempat.

Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, mengapresiasi keterlibatan langsung PT TIMAH Tbk dalam upaya pelestarian lingkungan di kawasan Pantai Kobel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk atas penanaman mangrove di Pantai Kobel. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari,” ujarnya.

Menurut Jefrizal, kondisi mangrove di kawasan Pantai Kobel sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Dengan adanya penanaman kembali, diharapkan ekosistem pesisir dapat pulih secara bertahap.

“Mangrove berfungsi sebagai penahan abrasi dan pelindung alami pantai. Penanaman ini sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan pesisir kami,” katanya.

Ia juga menambahkan, mangrove yang ditanam berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan di masa mendatang.

“Jika mangrove ini dirawat dengan baik, nantinya akan menjadi habitat ikan dan udang, sehingga hasil tangkapan nelayan juga meningkat,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Sawang Laut berharap kolaborasi dengan PT TIMAH Tbk dalam program pelestarian lingkungan dapat terus berlanjut.

“Kami bersama masyarakat siap menjaga mangrove ini agar tumbuh dengan baik dan memberi manfaat jangka panjang,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *