Scroll untuk baca artikel
Berita

PT TIMAH Tbk dan TNI AL Babel Kirim Alat Berat dan Sembako untuk Korban Bencana Aceh

445
×

PT TIMAH Tbk dan TNI AL Babel Kirim Alat Berat dan Sembako untuk Korban Bencana Aceh

Sebarkan artikel ini

Caption Foto : Proses pemuatan lima unit alat berat dan bantuan logistik kemanusiaan milik PT TIMAH Tbk ke KRI Teluk Gilimanuk-531 di Dermaga PT TIMAH Mentok, Bangka Barat, untuk disalurkan ke Aceh

Wartawan: Komar| Editor : Haryani

Wartapublik.com, Muntok — PT TIMAH Tbk bersinergi dengan TNI Angkatan Laut melalui Lanal Bangka Belitung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Aceh. Pengiriman bantuan dilepas dari Dermaga PT TIMAH, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (10/1/2026).

Dalam misi kemanusiaan tersebut, PT TIMAH Tbk mengirimkan lima unit alat berat jenis ekskavator yang akan digunakan untuk mendukung proses evakuasi, pembersihan material, serta pembukaan akses di wilayah terdampak bencana.

Selain alat berat, bantuan juga mencakup berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, minyak goreng, gula, dan mi instan. Bantuan lainnya berupa selimut, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta perlengkapan bayi dan balita.

Komandan Lanal Bangka Belitung menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana alam.

“Sinergi antara TNI AL dan PT TIMAH Tbk ini bertujuan memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera sampai ke lokasi terdampak. Alat berat sangat dibutuhkan untuk membuka akses dan mempercepat penanganan pascabencana, sementara kebutuhan pokok diperlukan oleh para pengungsi,” ujarnya.

Seluruh bantuan tersebut diangkut menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Gilimanuk-531 yang bersandar di Dermaga PT TIMAH Mentok. Kapal jenis Landing Ship Tank (LST) ini dipilih karena memiliki kapasitas angkut yang memadai untuk kendaraan berat sekaligus logistik kemanusiaan.

PT TIMAH Tbk dan Lanal Bangka Belitung berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan dan rehabilitasi di wilayah Aceh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *