Caption Foto : Pengurus PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung audiensi dengan Diskominfo Babel, Selasa (20/1/2026).
Editor : Haryani
Wartapublik.com, Pangkalpinang-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui praktik jurnalisme yang positif, profesional, dan mencerahkan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi Pengurus PWI Babel dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berlangsung di Ruang Data Center Kantor Diskominfo Babel, Selasa (20/1/2026).
Sekretaris PWI Babel, Fakhruddin Halim, menyampaikan bahwa PWI Babel saat ini menaungi sekitar 200 wartawan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung. Para anggota tersebut aktif menjalankan fungsi jurnalistik yang profesional serta berorientasi pada kepentingan publik.
“PWI Babel memiliki jaringan organisasi yang lengkap, mulai dari Pokja Pangkalpinang hingga cabang di Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Belitung,” ujar Fakhruddin.
Fachruddin menegaskan, pada tahun 2026 PWI Babel telah menyiapkan sejumlah program strategis yang tidak hanya bertujuan meningkatkan profesionalisme wartawan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
“Program prioritas kami antara lain pembentukan Koperasi PWI Babel Sejahtera serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai standar profesionalisme dan syarat wajib bagi anggota PWI,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fakhruddin juga mengundang Diskominfo Babel untuk menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Ia menyampaikan, PWI Babel turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan HPN, termasuk mengirimkan dua perwakilan untuk mengikuti kegiatan retret yang digelar PWI Pusat di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
“PWI Babel mengirimkan dua anggota, yakni Bardian dan Donny Fahrum, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam agenda nasional PWI,” katanya.
Lebih lanjut, Fakhruddin menegaskan bahwa PWI Babel memandang jurnalisme tidak hanya sebagai fungsi kontrol sosial, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik dan penguatan pembangunan daerah.
“Jurnalisme harus mampu mencerahkan, menjunjung tinggi etika, serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Babel, Budi Utama, menyatakan bahwa pihaknya memandang PWI sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi publik yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab.
Budi Utama juga menyampaikan kesiapan Diskominfo Babel untuk terus bersinergi dan berkoordinasi dengan PWI Babel dalam mendukung kemajuan daerah.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris DKP PWI Babel Wahyu Kurniawan, Bendahara PWI Babel Deddy Marjaya, Wakil Bendahara II Wiwi Andriani, Wakil Sekretaris I Donny Fahrum, Ketua SIWO Nastazia, serta jajaran pengurus PWI Babel lainnya. (*)







