Scroll untuk baca artikel
Berita

PT Timah Perkuat Budaya K3 Lewat Apel Keselamatan di Awal 2026

967
×

PT Timah Perkuat Budaya K3 Lewat Apel Keselamatan di Awal 2026

Sebarkan artikel ini
Caption Foto : Karyawan PT Timah Tbk mengikuti apel keselamatan kerja sebagai upaya penguatan budaya K3 di wilayah operasional perusahaan.
EDITOR: HARYANI

WartaPublik.com, PANGKALPINANG — PT TIMAH Tbk terus menegaskan komitmennya dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari budaya perusahaan di seluruh wilayah operasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan apel keselamatan secara rutin sebagai sarana penguatan disiplin kerja, evaluasi kinerja, serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya bekerja secara aman.

Memasuki awal tahun 2026, PT TIMAH Tbk menggelar Apel Gabungan Division Processing and Refinery di halaman Pabrik Peleburan, serta Apel Keselamatan Pertambangan Division Area Kundur yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Komite Keselamatan Pertambangan Tahun 2026.

Apel keselamatan ini diikuti oleh karyawan di masing-masing wilayah operasional perusahaan. Dalam kegiatan tersebut, manajemen menyampaikan evaluasi kinerja keselamatan, imbauan K3, serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi risiko kerja.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan penerapan budaya K3 tidak hanya sebagai pemenuhan regulasi, tetapi telah menjadi nilai dan perilaku kerja yang harus diterapkan oleh seluruh insan perusahaan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Melalui apel rutin ini, perusahaan ingin membangun kesadaran kolektif bahwa setiap pekerja memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman,” ujarnya.

Selain sebagai media sosialisasi, apel K3 juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan kepatuhan terhadap prosedur kerja serta pentingnya melaporkan potensi bahaya sejak dini.

PT TIMAH Tbk meyakini bahwa budaya K3 yang kuat akan berdampak positif terhadap kinerja operasional, menekan angka kecelakaan kerja, serta meningkatkan produktivitas dan kepercayaan para pemangku kepentingan. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *