Scroll untuk baca artikel
Berita

PT TIMAH Dukung UMKM Belitung, Produk Studio Dian Tantra Kian Dikenal Luas

395
×

PT TIMAH Dukung UMKM Belitung, Produk Studio Dian Tantra Kian Dikenal Luas

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Dian, pemilik Studio Dian Tantra, menunjukkan salah satu produk kerajinan tangan yang dikembangkannya dengan dukungan Rumah BUMN Belitung binaan PT TIMAH, Jumat (03/04/26). 

Editor: Haryani
Wartapublik.com, BELITUNG — PT TIMAH melalui Rumah BUMN Belitung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan pelaku UMKM di Kabupaten Belitung, salah satunya dengan membantu promosi produk agar semakin dikenal masyarakat luas.

Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh Dian, pemilik Studio Dian Tantra, usaha kerajinan tangan yang berkembang dari hobi menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

“Alhamdulillah, sejak bergabung dengan Rumah BUMN Belitung, produk kami bisa lebih dikenal,” ujar Dian.

Ia menuturkan, ketertarikannya pada dunia kerajinan tangan sudah tumbuh sejak usia dini. Meski tanpa pendidikan formal di bidang tersebut, Dian mengasah kemampuannya secara otodidak hingga mampu menghasilkan berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual.

Perjalanan usahanya bermula dari pesanan sederhana, yakni membuat seserahan pernikahan untuk seorang teman. Dari pesanan itu, permintaan terus berdatangan hingga menjadi awal berdirinya Studio Dian Tantra yang berlokasi di Jalan Padang Terkukur, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

“Awalnya saya hanya membuat seserahan pernikahan untuk teman. Dari situ, Alhamdulillah mulai ada pesanan lain dan usaha ini terus berkembang,” katanya.

Seiring waktu, produk yang dihasilkan semakin beragam, mulai dari kerajinan decoupage, dompet koin, tas, gantungan kunci, bros, gelang keramik, topi ecoprint, hingga lilin aromaterapi.

Setiap produk dibuat dengan sentuhan personal yang menjadi ciri khas tersendiri, sehingga memiliki identitas kuat di tengah persaingan industri kerajinan yang semakin kompetitif.

Namun demikian, Dian mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan baku yang sebagian besar masih harus didatangkan dari luar daerah.

“Tantangan kami saat ini adalah memenuhi permintaan pasar, sementara bahan baku harus didatangkan dari luar karena supplier di sini masih terbatas,” jelasnya.

Dalam pemasaran, Studio Dian Tantra masih mengandalkan platform digital serta keikutsertaan dalam berbagai bazar. Meski hanya didukung dua karyawan, usaha tersebut tetap mampu menjaga kualitas dan menghasilkan produk-produk eksklusif.

Dian mengatakan, keberadaan Rumah BUMN Belitung yang dikelola PT TIMAH sangat membantu pengembangan usahanya, khususnya dalam hal pemasaran dan peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan.

“Saya juga mendapatkan banyak pelatihan yang sangat membantu pengembangan usaha,” ungkapnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *