Caption Foto: Kegiatan pemuda binaan PT TIMAH dalam pengembangan kreativitas melalui program TJSL di wilayah operasional perusahaan, (17/04/26).
Wartapublik.com, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan kreativitas pemuda melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah operasional perusahaan.
Program ini diarahkan untuk mendorong generasi muda agar lebih produktif, inovatif, serta mampu mengembangkan potensi di berbagai bidang, mulai dari seni, budaya hingga kegiatan kreatif berbasis komunitas.
Berbagai dukungan diberikan, seperti bantuan sarana dan prasarana, pembinaan komunitas, hingga membuka ruang bagi pemuda untuk berekspresi dan berkarya.
Salah satu bentuk dukungan terlihat di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, di mana PT TIMAH membantu kegiatan Festival Lampu Colok yang menjadi tradisi tahunan masyarakat saat Ramadan.
Perusahaan mendukung sejumlah kelompok pemuda di Kecamatan Kundur Barat, seperti Ikatan Pemuda/Pemudi Layang, Ikatan Pemuda Kosonk Kobel Darat, Desa Sawang Laut, serta Himpunan Pemuda Pemudi Mukalimus.
Ketua Himpunan Pemuda Pemudi Mukalimus, Azyar, mengapresiasi dukungan tersebut karena membantu persiapan festival, termasuk pembuatan gerbang lampu colok yang dipasang sejak malam ke-27 Ramadan hingga Idulfitri.
“Bantuan ini sangat membantu kami dalam mempersiapkan festival yang sudah menjadi agenda tahunan,” ujarnya.
Selain itu, PT TIMAH juga mendukung kegiatan seni melalui workshop musik bertajuk A Night of Collaboration yang digelar Babel Bass Community dengan menghadirkan musisi nasional Franky Sadikin.
Ketua pelaksana kegiatan, Anggi Yansyah, berharap dukungan tersebut terus berlanjut agar perkembangan seni di Bangka Belitung semakin meningkat.
Di bidang olahraga, PT TIMAH turut mendukung turnamen bola voli Karang Taruna Rias Cup I di Kabupaten Bangka Selatan.
Ketua panitia, Imam, menyebut kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan semangat olahraga, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat melalui bazar UMKM yang melibatkan puluhan pelaku usaha lokal.
“UMKM hidup dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Dampaknya sangat terasa bagi desa kami,” katanya.
Melalui berbagai program ini, PT TIMAH berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang kreatif, mandiri, serta berdaya saing.







