Caption Foto: Suasana kegiatan belajar di SMAN 1 Pemali sebagai lokasi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai daerah.(13/04/26).
Editor : Haryani
Wartapublik.com, PANGKALPINANG — Pendaftaran Program Kelas Beasiswa PT TIMAH (Persero) Tbk di SMAN 1 Pemali Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup pada 10 April 2026. Sebanyak 194 pelajar tercatat mengikuti seleksi sejak dibuka 2 Maret 2026.
Peserta program berasal dari berbagai daerah, yakni Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Riau, dan Kepulauan Riau.
Antusiasme tertinggi datang dari Kabupaten Bangka Barat sebanyak 45 pendaftar, disusul Kabupaten Bangka 43 orang, Bangka Tengah 29 orang, Bangka Selatan 25 orang, Kota Pangkalpinang 24 orang, Belitung Timur 13 orang, Karimun dan Meranti masing-masing 6 orang, serta Kabupaten Belitung 3 orang.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahapan seleksi yang meliputi administrasi, survei lapangan, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, hingga tes kesehatan.
Proses seleksi dilakukan secara transparan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pihak sekolah.
Peserta yang dinyatakan lulus akan menempuh pendidikan di SMAN 1 Pemali dengan sistem asrama, di mana seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup ditanggung oleh perusahaan. Tahun ini, PT TIMAH akan menerima 36 siswa terbaik dari total pendaftar.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH, Anggi Siahaan, mengapresiasi tingginya minat pelajar terhadap program tersebut.
“Antusiasme ini menunjukkan semangat generasi muda untuk meraih pendidikan yang lebih baik. Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi tanpa terkendala biaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh proses seleksi dilakukan tanpa dipungut biaya dan peserta diimbau mengikuti informasi resmi melalui laman pendaftaran yang telah disediakan.
“Program Kelas Beasiswa PT TIMAH itu merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka putus sekolah, serta mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.







