Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Pemkot Pangkalpinang Salurkan 13 Ton Beras untuk 683 KPM, Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

472
×

Pemkot Pangkalpinang Salurkan 13 Ton Beras untuk 683 KPM, Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Sekda Kota Pangkalpinang Mie Go menyerahkan bantuan cadangan pangan kepada keluarga penerima manfaat di Kantor Kelurahan Sinar Bulan, Rabu (8/4/2026).

Editor : Haryani
Wartapublik.com, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan cadangan pangan kepada 683 keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan laju inflasi di daerah, Rabu (8/4/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, di Kantor Kelurahan Sinar Bulan untuk alokasi bantuan periode Februari dan Maret 2026.

Mie Go mengatakan, total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 13 ton beras, dengan masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

“Total bantuan yang disalurkan kurang lebih 13 ton. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026,” ujar Mie Go.


Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga di tengah fluktuasi harga pangan.

Menurutnya, program bantuan pangan ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga pasokan bahan pokok, stabilitas harga, serta pengendalian inflasi daerah.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat penerima, sekaligus membantu menjaga pasokan pangan, stabilitas harga, dan pengendalian inflasi,” katanya.

Mie Go menjelaskan, komoditas pangan seperti cabai dan bahan kebutuhan pokok lainnya masih menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kota Pangkalpinang.
Karena itu, pemerintah terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayuran, cabai, dan bumbu dapur secara mandiri.

“Kami mengajak masyarakat menanam sayur, cabai, dan bumbu dapur di lingkungan masing-masing. Ini sangat membantu kebutuhan pribadi sekaligus menekan inflasi,” ujarnya.

Program penanaman cabai, lanjut dia, juga telah digalakkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Sebelumnya, program tersebut telah dilakukan melalui metode penanaman menggunakan polybag, dan ke depan akan kembali diperkuat melalui Dinas Pangan dan Pertanian sesuai kondisi lahan di masing-masing kelurahan.

Selain itu, jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
Jika sebelumnya bantuan hanya menyasar kelompok penerima pada desil 1 dan 2, kini cakupan penerima diperluas hingga desil 4, sehingga jumlah penerima meningkat hampir tiga kali lipat.

“Dengan adanya penambahan kategori penerima, tentu jumlah bantuan yang disalurkan juga bertambah agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap program bantuan pangan ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga di tingkat lingkungan.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Bukit Intan, Lurah Sinar Bulan, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, perwakilan Bulog, serta jajaran OPD terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *